Ahad, 22 November 2009

I Love Living Life. I Am Happy. - Nick Vujicic

Kalau kita rasakan kita paling malang di dunia ini atau kita rasa sering gagal dalam hidup walaupun puas berusaha atau kecewa dengan hidup yang kita sedang lalui.

Lihat video klip ini. Ianya akan mengubah perspektif kita.

http://www.youtube.com/watch?v=H8ZuKF3dxCY



Fallen down?

Can't seem to find the strength to get back up?

We are put in situations to build our character. Not to destroy us.

"I am living life and I am happy"

"If I fail I try again, and again, and again, and again....."

"If you fail, are you going to try again?"

The human spirit can handle much more than we realize.

It matters how you are going to finish. Are you going to finish strong?

The challenges in our lives are there to strengthen our convictions. They are not there to run us over.

"I've never met a BITTER person who was THANKFUL, or a THANKFUL person who was BITTER. Thankful on what you have not bitter for what you don't have."

In life you have a choice: BITTER or BETTER.

Choose BETTER, forget BITTER.

-Nick Vujicic-

10 ulasan:

Pn Kartini berkata...

Salam..
Bisa jadikan ia pemangkin utk kita terus bangkit dr kegagalan dan kesusahan itu..
Sesungguhnya kita masih bernasib baik ..syukur!

Tirana berkata...

setiap kita ada keistimewaan masing2 tak kiralah samada kita sempurna sifat atau tidak. Jika kita rajin menggilap keistimewaan itu, insyaAllah ia akan berkilau dan bergemerlapan.

a kl citizen berkata...

assalammualaikum

kagum betul...
kagum dengan ibu bapanya yang pastinya tabah dan berjaya menanam sifat tidak patah semangat pada naknya ini

dan kagum dengan beliau juga

tq for sharing

maiyah berkata...

that's right hehe speaking lagik.. iam living life and im truly happy

sy dah tgk video ni masa mula2 pasang tenet kat umah dan sy mmg kagum dgn dia.. mengalir gak airmata ni

tapi dia mmg kool ;) apapun dia ttp teruskan perjuangannya dan siap motivate bebudak skolah :)

um. masyitah berkata...

assalamualaikumtu
pilihan di tangan kita
samada bahagia atau derita
hatilah bejananya
mengemudi bahtera hidup di maya pada
ada masa ombak dan ribut taufan melanda
ada kala hembusan angin sepoi bahsa
kitalah hambaNya yang pasti sentiasa diuji,gembira atau nestapa,semua itu ukuran janji dan cinta kita
pada Dia, Allah yang esa
salam aidil adha

Masterzizoul berkata...

memang berair mata tengok kisah dia..adakah kesengsaraan kita sampai ke tahap dia. masa ni lah kena pakai konsep syukur, lihat kepada orang yang kurang daripada kita. kalau asyik melangut ke atas maka makin tak kenal Allah. Siapa Allah?
jadikan diri kita
orang yang syukur dengan nikmatNya
orang yang sabar dengan ujiannNya
orang redha dengan ketentuanNya
itulah erti hamba yang sebenarnya

Muhammad Faiz berkata...

anggaplah ia sebagai satu motivasi membina atas diri kite...dgn keadaan diri dia y mcm 2 pon masih kuat berazam dan x pernah putus asa...
bersyukurlah kpd Allah kerana menjadikan kita cukup dan sempurna anggota badan...
dan padahlah bg hamba2nye y kufur dgn nikmat Allah berikan...

Abd Razak berkata...

Salam aidil adha...

Gagal mengajar kita mengenal erti syukur

Alimaz-Kembara Terasing berkata...

salam.....syahdunya.....kalaulah saya punyai kekuatan seperti dia....

Kamsiah berkata...

salam...
jika dihitung nikmat Tuhan keatas diri kita...tak terhitung...justeru...jgn mengeluh jika ditarik sedikit dari nikmatNya itu...kerana ada insan yg lbh banyak kehilangan nikmat hidupnya dari kita...